Senin, 19 November 2012

Tugas Tambahan 5 Etika Profesi Akuntansi


Tugas Tambahan 5 Etika Profesi Akuntansi
Nama       : Reza Taufik A.
Kelas        : 4EB13
NPM         : 21209504

KASUS PT GREAT RIVER INTERNATIONAL Tbk

Pertanyaan
1.   Identifikasikan pelanggaran apa saja yang terjadi dalam artikel diatas !
Jawab :
Terdapat beberapa pelanggaran yang terjadi dalam Kasus PT Great River International Tbk, yaitu:
a.    Alasan dugaan overstatement karena pencatatan untuk akun penjualan menggunakan metode yang berbeda dari ketentuan yang ada. Dengan metode ini, perusahaan menyertakan dana bahan baku yang dikeluarkan oleh pemesan sebagai bagian dari pendapatan. Perusahaan menerima order pakaian dari luar negeri dengan bahan baku dari pemesan. Jadi, Great River hanya mengeluarkan ongkos operasi pembuatan pakaian. Tapi pada saat pesanan dikirim ke luar negeri, nilai ekspornya dicantumkan dengan menjumlahkan harga bahan baku, aksesoris, ongkos kerja, dan laba perusahaan.
b.   Pelanggaran yang dilakukan oleh Justinus Aditya Sidharta terhadap Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) berkaitan dengan laporan audit atas laporan keuangan konsolidasi PT Great River International Tbk tahun 2003.
c.    Ada indikasi konspirasi dalam penyajian laporan keuangan PT Great River International Tbk.
d.   Terdapat indikasi penipuan dalam penyajian laporan keuangan. Pasalnya, Bapepam menemukan kelebihan pencatatan penyajian akun penjualan dan piutang dalam laporan tersebut. Kelebihan itu berupa penambahan asset tetap dan penggunaan dana hasil emisi obligasi yang tanpa pembuktian.

2.   Menurut anda, apakah ada hubungannya antara kesalahan pencatatan atas laporan keuangan dengan kesulitan perusahaan dalam membayar utangnya ?
Jawab :
Menurut saya ada, karena  adanya temuan Auditor Investigasi Arianto, Amir Jusuf dan Mawar (AAJM), yang menemukan indikasi penggelembungan akun penjualan, piutang, dan asset hingga ratusan milyar rupiah di great River. Akibatnya great river mengalami kesulitan arus kas dan gagal membayar hutang.
Selain itu, hasil pemeriksaan Bapepam juga menemukan kelebihan pencatatan penyajian akun penjualan dan piutang dalam laporan keuangan yang disajikan. Kelebihan itu berupa penambahan asset tetap dan penggunaan dana hasil emisi obligasi yang tanpa pembuktian.
Dengan adanya kesalahan pencatatan atas laporan keuangan tersebut, maka Great River mengalami kesulitan arus kas dikarenakan informasi yang ada pada laporan keuangan tidak sesuai dengan kondisi yang ada pada perusahaan. Oleh karena itu, Great River tidak mampu membayar utang Rp 250 miliar kepada Bank Mandiri dan gagal membayar obligasi senilai Rp 300 miliar.

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates